Atas Nama Boboiboy, Trio Males di Kelasku Bikin Gara-Gara

Boboiboy (Istimewa)
Boboiboy (Istimewa)

Awal masuk sekolah tahun ajaran baru 2016 saya mengajar kelas 2 SD. Tiga bulan pertama semua berjalan lancar-lancar saja, seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Mengajar anak-anak kelas dua juga menyenangkan. Pokoknya semua beres dan lancar, iya, tiga bulan pertama.

Masuk bulan ke-4 mengajar, banyak hal yang tidak saya harapkan terjadi. Kejadian-kejadian itu sungguh menguji kesabaran saya. Ada tiga orang siswa, yang saya kasih gelar Trio Males karena mereka ini males-males. Makanya saya kasih gelar Trio Males: Males 1, Males 2, dan Males 3. Trio Male ini malas menulis di kelas. Saya bersabar membimbing mereka agar suka menulis.

Tapi hal yang bikin saya sedikit kesal dengan Trio Males itu karena mereka mulai berani telat masuk kelas setelah istirahat. Mereka paling lama istirahatnya dibanding teman-temannya. Pas lonceng masuk berbunyi, mereka masih enak-enakkan jajan di luar kelas. Nah, waktu itu mereka kembali telat. Saya sempat khawatir sekaligus marah karena waktu itu mereka lama sekali istirahatnya. Saya keliling-keliling sekolah mencari mereka, tapi tidak ketemu. Akhirnya saya kembali ke kelas dan menunggu mereka.

15 menit berlalu setelah bel masuk bunyi, baru mereka muncul di depan kelas sambil cengar-cengir. Tanpa rasa bersalah tampaknya. Saya langsung tanya mereka dari mana dan kenapa terlambat sampai 15 menit begitu. Trio Males itu menjawab pertanyaan dengan lantang.

“Dari warung Bu, beli jajan biar dapat kartu Boboiboy,” jawab Males 1.

“Punya saya sudah ada satu toples, Bu,” sambung Males 2.

Mendengar jawaban begitu, saya jadi kesal. Langsung deh saya bikin surat perjanjian sama mereka agar tidak mengulangi perbuatan mereka lagi. Mereka pun tidak lagi mengulangi perbuatan mereka sampai semester pertama selesai. Tapi pas semester dua, Trio Males kembali berulah.

Mereka terlambat lagi masuk kelas setelah istirahat. Saya tanya lagi mereka dari mana dan kenapa kembali mengulangi perbuatan mereka lagi. Jawaban mereka saat itu bikin saya cekikikan.

“Saya tidak mengulangi Bu, kan tidak ke warung. Kami habis dari perumahan staff, ngambil jambu,” jawab Males 1.

“Kalian sudah izin?,” tanya saya.

“Sudah Bu,”

Males 2 tiba-tiba nyeletuk. “Eeeh, enggak ada kok Bu kita izin. Kan orangnya enggak ada. Kata mereka (menunjuk dua temannya) langsung ambil aja,” katanya yang langsung dipelototin sama Males 3. Saya cekikikan mendengar jawaban mereka lalu kembali memberikan nasihat. Hihihi..

Risa A

Guru SD Tenera



Genre:

Tema: