Bakso Langganan Bikin Puasa Kocar-Kacir, Hi..Hi.. Malunya Aku

Bakso
Istimewa

Namaku Lili, guru di SMP Tenera Putri Hijau . Aku punya pengalaman lucu nan memalukan saat kecil. Sebenarnya tidak mau cerita karena, aduh, malu sekali mengisahkan aib yang kalau diingat selalu bikin ngakak ini. Tapi, kok rasanya harus cerita buat Nyalanya.com.

Berawal dari suatu sore yang amat cerah di bulan suci Ramadan. Waktu itu aku yang masih kelas 1 SD di kampungku sudah puasa. Soalnya kalau puasanya penuh seharian lalu komplit satu bulan ada iming-iming menggiurkan dari orang tua.

Nah, sore itu sembari menunggu waktu buka puasa, aku dan adikku jalan-jalan menikmati indahnya Pantai Zakat. Maklum rumahku dekat pantai. Ombak pantai nan aduhai dengan semilir angin yang menyentuh wajahku bikin suasana sore itu indah sekali. Kami main pasir, ombak, pokoknya menyenangkan sekali.

Setelah puas bermain kami pun berniat pulang. Sepanjang jalan pulang aku merasa haus dan sangat lapar. Kebetulan aku lihat Mamang langgananku. Berbekal uang yang dikasih Ibu,langsung kupanggil saja Mamang itu lalu memesan dua porsi.

Kulihat adikku lahap sekali makan . Aku pun tak kalah lahap makan . Alhamduliilah nya habis dalam sekejap. Tapi ada yang janggal. Saat kami makan, orang-orang yang lewat di depan kami banyak yang pasang muka masam. Aku sampai bertanya-tanya kenapa kok banyak sekali yang ngeliatin kami makan. Sambil melotot pula. Pikirku mereka sewot saja mungkin. Iri tanda tak mampu. Aku cuek lalu pulang bersama adikku dengan perut yang sudah kenyang.

Sampai di rumah aku ditanya Ibu mana takjil yang disuruh Ibu beli. Rupanya baru kusadari bahwa ini bulan puasa dan Ibu memberi uang untuk beli takjil. Tak mampu lagi ngepot lidah, akhirnya aku mengaku bahwa uangnya yang tadi dikasih sudah aku belikan dua mangkok. Ibu pun geleng- geleng kepala. Aku pun jadi malu karena lupa kalau ini bulan puasa, pantas saja banyak orang yang melotot lihat kami makan . Hi..hi..malunya aku.

Lili Maryani
Guru SMP Tenera



Genre:

Tema: