Bedanya Anak Kecil dan Orang Dewasa Saat Berantem

Sekarang aku tinggal di Desa Afdeling VI Bengkulu Utara. Aku senang tinggal di desa ini karena banyak teman. Temanku ada Mbak Uut, Mbak Lia, Selda, Alif, Dimas, Aidi, Bagus, dan Mas Jepri. Mereka adalah teman terbaikku di sana. Kemarin kami main kelereng sama-sama. Aku main sama Dimas, ALif, dan Aldi. Seru sekali sampai ada yang berdebat lalu marahan gara-gara main kelereng.

Dok.Bukuonlinestore

Aldi, Dimas, dan Alif berdebat seru karena ada yang curang. Mereka berdebat sampai tidak mau main lagi terus pulang ke rumah masing-masing. Di desa memang banyak anak yang berdebat, bertengkar, berantem, dan lainnya. Tapi itu hanya sebentar saja terus mereka baikan dan main bareng lagi. Beda sama di kota mungkin apalagi sama orang dewasa yang habis berdebat marahan lalu damainya pas Lebaran saja.

Teman-temanku marahan cuma sebentar kok. Hari berikutnya mereka sudah main bersama lagi dengan damai, tentram, dan bersahabat lagi. Saat lagi seru-serunya main, aku dijemput Mamak. Mamak menyuruhku pulang untuk tidur siang. Kata Mamak kalau aku tidak tidur siang nanti malam pas makan dan mengerjakan PR ak jadi mengantuk. Memang sih ada PR agama dan Penjas. Ya sudah aku tidak membantah karena takut jadi anak durhaka lalu masuk neraka.

Tadi teman-temanku berdebat lagi pas di sekolah. Berantem lagi. Tapi habis pelajaran mereka pulang dan jajan sama-sama. Enak kan tinggal di Desa, punya banyak teman yang kalau berdebat dan berantem tidak lama-lama.

Gebby
Kelas 2



Genre:

Tema: