Bulu Mata Rusak Setelah Nonton Balapan Motocross

Imas Nur Fatimah

Dok.Wikihow

Liburanku penuh hal-hal baru. Seperti waktu itu aku diajak nonton balapan sama teman-temanku. Sebenarnya aku tidak suka dengan balap motor tapi daripada liburan cuma bengong di rumah, ya sudah aku terima ajakan mereka ke sirkuit yang terletak di desa sebelah. Sampai di sana sudah banyak orang yang menonton. Balapannya sendiri belum mulai karena joki motornya (pebalap) sedang istirahat.

Kami berputar-putar mencari tempat yang enak untuk menonton balapan. Menyelip ke sana dan sini eh ternyata tempat yang diincar teman-temanku sudah diambil orang. Setelah keliling-keliling akhirnya kami duduklah di samping adik-adik cantik zaman now. Mereka memegang ponsel, selfie, welfie, lalu bergaya ala selebgram dan seketika kulihat gaya berpakaianku ternyata biasa saja. Dandan juga biasa, cuma modal masker biar enggak banyak kena debu, ah bodo sudah pikirku yang penting nonton.

Tidak lama balapan dimulai. Sirkuit tanah desa mulai berisik dengan suara kenalpot motor para joki. Aku yang mulanya tidak suka dengan kebisingan itu mendadak jadi tertarik menikmati balapan motor berkenalpot pengganggu telinga itu. Balapannya tegang sekali bikin jantung berdegup kencang.

Beberapa saat setelah joki melewati garis finish, aku lihat kanan dan kiriku lalu meledaklah tawaku. Adik-adik keren ber lentik itu wajahnya penuh debu hahahah sungguh cantiknya, eh lucu, karena mereka seolah bermaskara debu. Tanpa sadar sudah menetes air mata karena tertawa terbahak-bahak sampai teman-temanku jadi heran.

Tiba-tiba aku teringat dengan ku. Kuambil cermin kecil dari dalam tas untuk memeriksa bagaimana keadaan mereka dan ternyata ku bernasib sama, disinggahi debu-debu dari motor-motor tadi. Wah aku malu sekali, menertawai dan wajah orang-orang eh ternyata nasib kami serupa. Hahahahahaha

Imas Nur Fatimah
Tata Usaha Yayasan Tenera



Genre:

Tema: