Diganggu Hantu Saat Salat

Sartini

instagram.com/ana_oncina

Sudah hampir tengah malam saat aku mengambil wudhu untuk isya. Malam itu aneh, aku menunda sampai larut. Sinema Hollywood yang memukau membuatku enggan beranjak dari depan layar televisi. Baru satu rakaat, tiba-tiba aku mendengar suara keras seperti orang yang sedang ribut dari balik dinding.

Aku tidak peduli lalu meneruskan . Tapi suara itu malah tambah makin jelas bahkan makin gaduh. Dalam hati aku penasaran siapa yang ribut di tengah malam begini. Aneh, kenapa tidak ditunda saja ributnya besok pagi. Sepanjang suara yang kadang diikuti geraman itu sangat jelas di telingaku.

Usai aku pertajam pendengaranku lalu mengintip di lubang kecil dekat jendela rumahku yang belum berkaca itu. Televisi juga sudah aku matikan agar bisa mencari dari arah mana keributan itu. Tapi di luar rumah suasananya cukup sepi. Aku tengok rumah tetangga sebelah juga biasa saja. Rumah depan juga biasa saja, tidak ada tanda-tanda keributan. Lama-lama suara itu makin samar dan menghilang.

Namun rasa penasaranku malah bertambah. Jika di luar tidak ada apa-apa, lantas suara siapa yang aku dengar tadi? Aku bangunkan suami dari tidurnya lalu bertanya apakah dia mendengar suara orang ribut. Dia tidak meghiraukan pertanyaanku, malah menyuruhku tidur. Saat subuh datang, suamiku baru memberi jawaban. “Makanya Bu, jangan pernah menunda . Suara ribut itu teguran karena menunda ,” nasihat suamiku.

Sampai sekarang aku masih belum menemukan jawaban kegaduhan dari mana itu.



Genre: Nonfiksi

Tema: memori