Hadiah dari Emak-Emak Strong untuk Ibu Opi

28 Maret 2018. Kami, para Ibu-ibu PKK mengikuti perlombaan Paduan Suara Mars PKK di Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara. Untuk pertama kalinya Ibu-ibu PKK Agricinal mengikuti perlombaan ini. Tidak ada kata yang bisa mendefiniskan kebahagiaan saat mendengar kami mendapat juara dalam perlombaan itu, padahal banyak sekali rintangan yang harus kami hadapai sebelum dan di tengah perlombaan.

Emak-Emak strong yang sukses menggondol juara dua di lomba nyanyi PKK (koleksi Sekolah Tenera)

Sebelum lomba kami sudah menemui kendala. Kami ini emak-emak yang bingung untuk membagi waktu, karena selain mengurus rumah tangga juga memiliki pekerjaan lain. Namun, kami semua tetap berusaha untuk bisa meluangkan waktu latihan bersama.

Kendala tak berakhir sampai di sana, kami kurang pandai dalam hal bernyanyi. Apalagi Aku kurang percaya diri saat bernyanyi. Kondisi itu membuatku kesulitan membawakan lagu “Mars PKK”. Namun, Aku tak menyerah sampai di sini saja. Tekadku begitu besar untuk bisa memberikan yang terbaik untuk tim kami yang membawa nama Agricinal.

Pernah suatu ketika aku bernyanyi di depan muridku, tapi mereka senyum-senyum misterius. Senyuman memujikah? Atau senyuman mengejekkah? Aku pun tak tahu. Tetapi Aku tetap berpikir positif saja.

Kami yang kurang pandai bernyanyi dibimbingan Ibu Opi, yang dengan sabar serta keikhlasannya mengajarkan kami tentang bagaimana bernyanyi yang baik. Walaupun dalam kesibukannya, Ibu Opi tetap mau mengajari kami. Kami diajarkannya tentang teknik vokal yang meliputi harmonisasi dan ekspresi dengan lagu yang akan kami bawakan.

Masih banyak lagi yang kami dapat saat latihan paduan suara ini. Dalam teknik vokal kami juga diajarkan ketepatan nada, pernapasan, artikulasi, homogenitas, harmonisasi, dan keseimbangan. Lalu tentang pembawaan ekspresi yaitu tentang bagaimana cara kami menghayati lagu agar dapat menyampaikannya melalui penjiwaan yang total.

Sedangkan dalam berpenampilan kami dituntut kompak dalam kostum, tata rias, gaya,  saat berada di barisan, cara jalannya, cara memberi hormat, tata tertib, dan kekompakan komunikasi antaranggota dan dirigen. Semua itu penting dalam kerjasama kelompok.

Pada sore itu hujanlebat. Padahal kami harus latihan bernyanyi. Kami tidak peduli. Kutembus saja hujan lebat itu. Mana mungkin mengecewakan Ibu Opi yang sudah bersusah payah mengajari kami di tengah-tengah kesibukannya. Kami tidak akan menyerah dengan mudahnya, karena kami adalah Emak-emak strong. Apalagi hujan adalah anugerah dari Tuhan.

Di hari perlombaan kami memakai kostum seragam berwarna biru dan rok berwarna coklat. Tak lupa kami juga dandan agar tetap terlihat cantik. Walaupun sudah emak-emak enggak ada salahnya kan tetap berjiwa muda?

Aku agak gugup karena takut nanti saat bernyanyi melakukan kesalahan dan mengacaukan semuanya. Tetapi bu Opi, ibu Pembina selalu memberikan dukungan dan senyuman yang membuat kami semakn percaya diri. Ketika kami tampil, Aku berusaha untuk mengingat semua yang diajarkan oleh Bu Opi dan tetap berkosentrasi. Dan Aku bersyukur, aku bersama dengan team ku dapat memberikan yang terbaik.

Lika-liku yang kami alami selama latihan paduan suara terbayar saat pengumuman juara. Kami Ibu-ibu PKK yang berjumlah 11 orang mendapat juara dua, Kami pulang membawa senyuman terindah ke rumah masing-masing sekaligus kado untuk Ibu Opi.

Ini bukan akhir dari cerita. Kami harus tetap semangat dan terus berkarya di tengah-tengah kami mengurus rumah tangga dan pekerjaan kami. Aku mengucapkan beribu terimakasih kepada Bu Opi yang sudah bersedia menjadi pelatih kami dan kepada teman-teman ku semua, kalian luar biasa. Semoga ke depannya kita dapat lebih kompak dan terus memberikan yang terbaik.

Inilah yang membuatku percaya bahwa usaha tidak akan pernah mengkhianati hasilnya. Lelah dan letih saat latihanpun sudah terbayarkan semuanya. Aku benar-benar bahagia.

Juni Anita Purba
Guru



Genre:

Tema: