Katrok di Depan Mesin Penyedot Uang

Dok.Youtube

Cerita ini berawal ketika aku ingin membayar kuliah. Biasanya aku membayarnya transfer via ATM saja. Tapi waktu itu ATMku kosong, maksudnya enggak ada saldonya hehehe.

Hari itu aku datang ke BRI Putri Hijau. Karena hari sudah sore aku tidak kebagian nomor antrian. Jadi aku menuju ke penyedot (ATM Setor Tunai) yang ada bersama tarik tunai. Gemetar rasanya karena baru pertama kali menggunkan itu. Mau bertanya ke orang, ah malu rasanya.

Aku masukan kartu ATM ke itu lalu mengikuti petunjuk di layar. Aku pencet tulisan ‘Setor Tunai’ di layar, eh tiba-tiba mulut nya terbuka. Di layar muncul lagi petunjuk bahwa aku harus memasukkan ke dalam mulut . Tiba-tiba mulutnya tertutup pas aku masukin . Aku kaget lalu memencet tombol agar mulutnya kembali terbuka tapi tidak berhasil.

Aku panik, takut ku hilang dimakan itu. Saking paniknya aku sampai teriak histeris yang bikin satpam dan orang-orang datang mengerumuniku. Aku jadi tontonan orang banyak. Saking takutnya urat maluku putus sudah.

Di tengah kerumunan satpam bertanya kronologi kejadian yang menimpaku barusan. Aku pun menceritakannya dengan penuh rasa cemas. Kata satpam langkahku benar semua dan nya sudah masuk ke rekeningku. Aku langsung mengecek saldo dan nya benar-benar masuk.

Setelah hilang rasa cemasku aku pun mulai mentransfer kuliahku. Hehehe malu sekali rasanya, hari begini masih teriak di depan ATM, mana banyak orang lagi di sana. Tapi enggak apa-apa, namanya pengalaman pertama besok kan kalau begini lagi sudah paham.

Juni Anita Purba
Guru



Genre:

Tema: