Kolam Ikan di Tengah Jalan

Dok instagram @seputarpulauharimausumsel

Hari itu aku dijemput kawanku liburan ke rumah saudaranya. Terakhir kali aku ke rumah saudara kawanku itu 13 tahun lalu. Sudah lama sekali kan tidak main ke rumahnya di desa yang ditempuh selama 50 menit perjalanan itu. Kami menuju ke desa saudara kawanku naik motor dengan kecepatan sedang-sedang saja. Maklum sambil cerita-cerita di atas motor.

Kecepatan menurun ketika melewati jalan penuh bebatuan. Kencang sedikit rasanya mau ambrol motor. Cukup panjang juga jalan bebatuan itu, kurang lebih 500 meter lah. Entah berapa lama waktu tempuh kami melawan jalan bebatuan itu. Belum habis perasaan lega kami, eh kami menemukan rintangan lain di jalan berupa kubangan besar yang persis seperti ikan. Jalan ke desa saudara kawanku itu sudah jadi jelek sekali rupanya.

“Ini namanya ikan di tengah jalan,” kataku pada kawanku yang meresponnya dengan tawa.

Untuk tetap menjaga keseimbangan motor kami terpaksa kami menyeberangi “” itu sambil mencelupkan kaki ke kubangan. Kami sangat hati-hati, tidak mau ban motor tergelincir batu yang ada di dasar kubangan. Belum sempat kaki kami kering, eh kami menemukan kubangan yang luasnya sama di depan.

Terpaksa kami celupkan lagi kaki ke kubangan berwarna cokelat itu. Kali ini kubangannya dalam, celana kami jadi kotor. Sungguh perjalanan yang melelahkan. 50 menit terasa seperti dua jam perjalanan.

Rita Yuli Utami
Guru SMA Tenera



Genre:

Tema: