Liburan Menyebalkan

Yosua Nata Nael Napitupulu

ThinkstockPhotos.com Image Number: 475710000

Awal liburan aku masih di rumah saja. Padahal teman-teman lain sudah pergi liburan sama keluarganya. Aku pun minta liburan ke mama sambil marah-marah.

“Ma, ayolah kita jalan-jalan. Di rumah bukannya boleh main malah disuruh kerja,”

kataku sambil marah. Tiba-tiba terdengar klakson mobil dari luar rumah. Aku menuju pintu depan mau menengok siapa yang datang, eh ternyata Amang Tua-ku. Aku senang sekali melihat tua, kesempatan manis nih pikirku untuk main ke luar rumah.

Setelah tua masuk, aku langsung keluar main. Pulangnya aku lihat tua bicara serius sekali sama mama. Aku duduk di sebelah mama lalu mendengarkan pembicaraan mereka. Mama bilang besok pagi kami akan berangkat ke Bengkulu Selatan, tempat tulangku tinggal. Aku gembira sekali akhirnya bisa jalan-jalan juga seperti teman-teman. Aku pun langsung masuk kamar untuk menyiapkan pakaian lalu tidur karena kami akan berangkat pagi-lagi sekali.

Kami berangkat naik mobil jam enam pagi lalu sampai jam tiga sore. Di rumah tulang sudah banyak orang. Aku kenalan dengan anak tulangku yang bernama Riko. Perkenalan yang canggung, karena baru pertama kali bertemu. Setelah agak lama baru kami tidak malu-malu lagi.

Malamnya kami berencana mau membakar mercon, pasti seru sekali main petasan di dengan teman baru. Malam harinya kami sekeluarga juga mau bakar jagung dan memanggang ayam. Nah, begini nih liburan yang menyenangkan buatku.

Tapi, malam harinya hujan turun. Deras pula. Batal sudah acara bakar-bakaran jagung dan ayam. Esoknya kami langsung pulang dari rumah tulang. Tapi awalnya aku enggak tahu kalau kami akan pulang. Saat mobil dekat Pantai Panjang aku pikir kami akan mampir tapi tidak tahunya hanya lewat lalu langsung pulang ke rumah. Oooooh menyebalkan sekali, aku marah lagi sama mama.



Genre: Nonfiksi

Tema: Liburan