Ngebut Pakai Sepeda Roda Empat

Ilustrasi sepeda (Dok Nyalanya)
Ilustrasi (Dok Nyalanya)

Saat aku masih TK, Papaku mengajakku ke Kota . Di Kota aku dibelikan sama Papaku. Aku sangat senang sekali lalu langsung menaiki itu ketika sampai di rumah. Aku memang sudah tidak sabar main an, apalagi pas lihat teman-temanku naik di komplek.

Kulihat naik itu gampang, tinggal gowes pedalnya saja. Saat aku mencoba sendiri di depan rumah ternyata susah. Kita harus memperhatikan keseimbangan kalau tidak mau jatuh.

Papaku lalu memasang roda bantu buatku. Jadi ban ku ada empat. Namun memakai roda bantu itu juga sulit karena roda yang dipasang tidak seimbang. Aku mau melepasnya tapi nanti jatuh dan luka. Aku tetap berusaha naik sendiri di depan rumah dengan roda bantu. Teman-temanku yang melihatku langsung mengajakku keliling komplek. Aku pun mau-mau saja.

Tapi aku lihat hanya ku yang pakai roda bantu. Mereka sudah pandai menaiki dan saat berkeliling aku pun tertinggal. Ah aku tidak mau kalah lalu langsung menggowes ku dengan cepat. Aku ngebut dengan ku berusaha menyusul mereka tapi selalu ketinggalan. Malah aku yang sudah ngebut tertinggal dengan temanku yang lari dari belakang. Aku kesal sekali lalu menuntun ku sampai ke rumah.

Akhirnya aku pun meminta Papaku melepas roda bantu dan minta Mama mengajari naik roa dua. Kata Mama sebaiknya aku belajar di rumputan supaya tidak sakit pas terjatuh. Mama memegangi ku dari belakang dan aku menggowes ku tapi tiba-tiba aku jatuh tapi tidak mau menangis dan mecoba lagi.

Mama memegangi lagi ku dari belakang dan pelan-pelan melepasnya. Aku tidak sadar dan terus menggowes ku. Pas mau belok aku jatuh dan baru sadar Mama sudah jauh di belakangku. Aku tidak menangis sih lalu mencoba lagi dan jatuh terus setiap mau belok. Lama-lama aku tidak jatuh lagi pas mau belok karena berhati-hati. Sekarang aku sudah bisa naik sendiri. Bisa keliling komplek lalu ngebut sama teman-temanku tanpa roda bantu.

Salsabila
Kelas V SD



Genre:

Tema: