Nikmatnya Tidur Pakai Kelambu

Agatha

Dok.Istimewa

Hari minggu pagi kemarin aku jatuh dari sepeda. Kakiku berdarah sakit sekali. Sepedaku rusak rantainya jadi aku pulang ke rumah dari tempat aku jatuh dengan menuntun sepedaku, capek sekali. Pas sampai rumah aku malah diabaikan kakak. “Kak, aku jatuh,” kubilang terus cuma dijawab “oh” begitu.

Tapi bapakku baik, dia yang mengobati kakiku. Aku diobati di sambil nonton sinetron yang sedih sekali. Aku mau menangis. Kata Bapak nonton sinetron kok nangis tapi pas jatuh dari sepeda kok enggak mewek. Aku cuma hehehe saja.

Aku ketiduran di depan tv dan tiba-tiba hari sudah sore saat aku bangun. Kakiku sudah dikasih obat sama bapak tidak sakit lagi terus aku langsung ke masjid untuk mengaji. Pulangnya pas masuk azan magrib terus aku salat di kamar kakakku. Setelah salat aku bilang ke dia kalau kakiku sudah tidak sakit lagi, eh dia lagi-lagi cuma jawab “oh” begitu. Dasar kakakku.

Jatuh dari sepeda ternyata bikin lapar. Aku makan banyak sekali malam itu. Lebih lahap dari biasanya. Terus aku nonton tv lagi, ada sinetron “Cinta Suci” yang ceritanya seru sekali. Habis sinetron aku masuk kamar untuk tidur.

Aku membentang kelambu dulu biar tidak digigit nyamuk. Apalagi kakiku luka kan pasti tambah gatal kalau digigit nyamuk. Tidur harus pakai kelambu biar hewan-hewan lainnya tidak bisa masuk, biar tidurnya sehat dan bisa bangun pagi. Sebenarnya ada obat nyamuk di rumah tapi bau jadinya pakai kelambu saja.

Aku bangun pagi sekali. Tidur pakai kelambu benar-benar nikmat. Aku periksa tubuhku tidak ada bekas gigitan nyamuk. Luka di kakiku juga cepat kering. Habis itu mandi, sarapan, dan ke sekolah. Aku datang paling pertama karena hari itu tugasku piket membersihkan kelas.

Agatha
SD Tenera



Genre:

Tema: