Stop Main HP! ABG Kudunya Main Bola

Dokumen Tukang Kebun

Saat rumah sepi aku selalu mengajak teman-teman menemaniku. Kami main game di . Main Free Fire dari pagi sampai sore kalau enggak sekolah. Pas pulang sekolah juga kami main game itu. Saat liburan sama keluargaku, aku juga main game online itu karena teman-temanku di rumahnya masing-masing sedang main. Lama-lama bosan juga main game di terus tapi teman-temanku selalu mengajak main.

Waktu itu kebetulan kami kumpul di rumahku. Seperti biasa kami main Free Fire dari siang sampai hari mau sore. Waktu itu aku tidak tahan lagi. “Cukup!” kataku ke teman-teman. Aku berdiri lalu mengambil dari kamarku. Aku ajak mereka main ke lapangan karena main game di sudah sangat membosankan.

Ternyata mereka juga merasakan kebosanan yang sama tapi tidak tahu bagaimana agar tidak main game lagi. Setelah itu kami ke lapangan lalu main sama-sama sampai baju kami basah karena keringat. Kawanku bilang kami harus sering-sering main daripada main game di karena jauh lebih seru. Aku setuju. Pas pulang ke rumah dengan pakaian kotor dan keringatan, orang tua tidak marah karena mereka lebih senang melihat kami main daripada main .

“Begitu dong, anak kecil itu main ,” kata Mamaku.

Jisran Sumando
SMP Tenera



Genre:

Tema: