Trik Lucu Anak-Anak Belanja di Warungku: “Bayarnya Besok Bude”

Es
Orami Magazine

Nama saya Bu Miswanto. Saya berjualan di kantin Sekolah tenera tiap pagi. Siang harinya, saya jualan juga di rumah. Aktivitas itu berjalan setiap hari kecuali hari libur. Berbagai macam kisah lucu dari anak-anak kecil yang jajan di warung sekolah atau rumah hadir tiap hari.

Setelah kantin sekolah tutup, saya buka jendela rumah untuk menandakan warung buka. Biasanya kalau saya telat buka warung dari jam yang biasanya, anak-anak itu teriak di depan rumah saya.

“Budeeeeee sudah buka belum,?” berkali-kali.

Begitu jendela dibuka, mereka langsung teriak riang gembira lalu jajan di warung saya. Biasanya mereka suka jajan es. Saya jual es murah meriah, Rp 1000 di gelas dan tidak boleh dibungkus karena di daerah Tenera itu kami mau mengurangi penggunaan plastik.

Anak-anak kecil itu selalu punya trik lucu dan unik demi yang saya buat. Kadang ada anak yang datang bawa uang Rp500 lalu bilang, “Bude, aku mau beli es tapi setengah gelas saja ya,” sambil nyengir. Saya ingin tertawa tapi mau bagaimana lagi mungkin anak itu cuma punya uang Rp 500. Saya kasih saja segelas penuh. Dia senang sekali lalu pamer ke teman-temannya kalau bisa dapat segelas dengan uang Rp 500. Hahahaha.

Lalu ada juga yang beli tapi tidak bayar. Tiba-tiba anak kecil itu minta uang kembalian. Saya ingatkan dia kalau belum bayar dan dijawab, “besok bayar Bude”. Hari berikutnya dia begitu lagi dengan jawaban sama: “besok bayar Bude”. Hari berikutnya saya tagih uangnya, anak kecil itu jawab dengan wajah lugu.

“Kan bayarnya besok Bude. Besok bayar Bude,” jawabnya yang lalu bikin saya tertawa geli.

Banyak kisah lainnya yang datang setiap hari. Trik anak-anak pas jajan beda-beda. Ada yang makan gorengan dua bilang satu, pokokmya macam-macam. Tapi ada juga yang jujur. Saya tidak pernah marah atau merasa rugi dengan kelakuan anak-anak kecil yang sering jajan di warung rumah. Sebaliknya saya malah sangat terhibur dengan adanya mereka. Waktu kosong jadi terisi dan setidaknya bisa membantu orang-orang di sekitar saya.

Nah, ini mereka sudah teriak-teriak di depan pintu rumah saat saya lagi menulis di kertas dari buku anak saya. Sudah dulu ya Nyalanya, terima kasih atas kesempatan menulisnya. Saya mau buka warung dulu.

Bu Miswanto
Penjaga Kantin  



Genre:

Tema: