Gugup Parah di Pentas Bazar Tenera

Kami memainkan Uning-uningan (musik yang dihasilkan dari instrumen tradisional Batak) di hari terakhir Bazar Tenera dua minggu lalu. Kelompok kami tampil setelah acara fashion show.

Punggung kami sudah basah sebelum naik ke atas panggung. Para penonton tambah banyak. Tempat nyaris penuh manusia dan tiba-tiba dada ini bergetar, seperti ada yang menabuhnya. Dagdigdugdagdigdug!

Akhirnya tiba giliran kami. Sebelum main kami memberi hormat ke penonton dan Bu Camat yang datang ke pertunjukan bazar Tenera. Untuk sesaat suara di dada itu lenyap sehingga kami sangat baik memainkan alat musik, bahkan bisa dibilang mahir.

Para penonton senang, mereka bertepuk mengikuti musik yang kami mainkan. Namun, beberapa detik setelah stik taganing (alat musik tradisional Batak yang memiliki lima gendang bernada) jatuh, kekaguman penonton itu berubah menjadi tawa tetapi tidak apa-apa karena kami pada akhirnya bisa menghibur mereka.