Memaknai Nyalanya sebagai Pengasah Pedang

Dok.Wikihow

Akhir-akhir ini Nyalanya membuat para penulis literasi di Tenera kebingungan mengarang cerita. Kenapa Nyalanya memiliki tema membingungkan begini sih? Tema Nyalanya dibuat semakin sulit saja. Itulah pertanyaan besar yang aku hadapi saat ini. 

Aku melihat tema-tema sulit ini secara positif saja. Soalnya kalau dimaknai negatif bisa membuatku berakhir di tempat tidur.

Aku menduga Tukang Kebun Nyalanya itu sengaja membuat tema yang sulit dan membingungkan agar kami lebih tajam dalam berpikir. Agar para penulis di Tenera memperluas imajinasi dan semakin logis menulis atau mengarang cerita. Artinya, kami adalah pedang sedangkanya Nyalanya adalah pengasahnya.

Nyalanya, harus aku akui, adalah salah satu alasan majunya sekolah dan murid-murid. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, sesulit apa pun tugas-tugas Nyalanya setiap murid harus mengatasinya.

Di tema-tema yang sulit ini, kita harus menuangkan imajinasi menjadi karya inspiratif bagi pembaca. Bisa jadi imajinasi itu mampu memotivasi kehidupan seseorang di luar kebun. Bisa saja tulisan kami ini mengubah pandangan seseorang. Semua bisa terjadi. Yang bisa kami lakukan saat ini hanyalah menulis dan mengasah bakat lainnya lewat Nyalanya.