Pembunuhan Kebun Wilson

nl.wikihow.com

Wilson adalah seorang pria tua yang mempunyai perkebunan luas. Harta Wilson sebenarnya bukan tanah luas itu melainkan flora yang tumbuh di atasnya. Wilson membagi kebun ke enam bidang tanah. Setiap tanah ditanami benih flora dan buah langka yang harganya selangit.

Bidang pertama Melon bulan. Kedua, pisang gandum, ketiga dan seterusnya ditanami candy blossom, jagung violet, wortel cokelat, dan sugar apel. Di dalam kebun yang teduh itu Wilson juga memelihara rakun, kelinci, dan burung hantu. 

Tiga hewan itu tidak berani memakan tanaman yang ditanam di sana karena Wilson tak akan ragu untuk menembak mereka. Wilson selalu mencukupi pakan tiga hewan peliharan itu. Wortel segar untuk sang kelinci. Daging untuk burung hantu dan apel segar untuk sang rakun.

Pagi itu, Wilson ditemukan tak bergerak di antara pohon jagung  oleh para pekerja. Kondisinya mengenaskan. Kepalanya berlumuran darah. Polisi yang datang segera menghimpun keterangan di sekitar area perkebunan. 

Warga bilang malam sebelum pembunuhan tiga binatang di perkebunan sangat berisik, tidak seperti hari-hari biasanya. Namun mereka tidak curiga sama sekali. Selain itu tidak ada suara-suara lainnya. Polisi memeriksa CCTV tetapi pembunuhan terjadi di blind spot alias titik buta.

Para polisi yang tak berdaya itu mendatangkan seorang profiler khusus untuk menemukan pelaku pembunuhan. Profiler itu mengatakan pelaku pembunuhan lebih pendek dar Pak Wilson. Pelaku lebih dari dua orang. Sebab, kedalaman luka di tubuh dan benturan di kepala Pak Wilson punya dihasilkan dari kekuatan yang berbeda-beda.

Analisis profiler itu tidak banyak membantu. Penyelidikan selama berbulan-bulan mengalami jalan buntu. Perkebunan Wilson juga sudah tidak sama. Tanaman mati dan tanah-tanah di sana menjadi kering. Warga tak lagi mendengar suara hewan peliharaan karena mereka sudah mati mengenaskan di kandang karena tak ada yang memberi makan.

Perkebunan itu kembali populer belakangan ini setelah anak-anak tetangga yang sedang bermain di sana menemukan tiga mayat di tempat tubuh Wilson pertama kali ditemukan. Luka-luka mereka persis seperti luka di tubuh Pak Wilson. Polisi kembali datang dan melakukan penyelidikan tetapi buntu. Tak ada saksi maupun jejak pelaku pembunuhan di sana.

Warga punya satu teori. Tiga mayat itu dibunuh arwah gentayangan Pak Wilson dan tiga hewan peliharaannya. Sebab merekalah yang membunuh Pak Wilson waktu itu. Para polisi menertawakan teori itu. Namun, beberapa hari setelah kejadian, para polisi mendapat banyak laporan aneh di daerah itu yang membuat mereka menyesal telah menertawakan teori warga.