Usaha dan Doa: Untuk Mereka yang Belum Dapat Kerja

Dok. Wikihow

Untuk menggapai sesuatu butuh proses panjang. Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan serta usaha dan doa. Setiap orangtua ingin melihat anak-anaknya dapat menggapai cita-cita yang diharapkan. Tidak ada harta yang bisa diberikan tetapi hanya ilmu yang bisa menjadi bekal untuk meraih segala harapan. Dengan segenap kemampuan, orangtua akan selalu berusaha sekuat tenaga untuk keberhasilan putra-putrinya dalam menyelesaikan pendidikannya.

Untuk generasi X seperti saya—yang berasal dari keluarga besar 11 bersaudara— dapat menyelesaikan pendidikan sampai SMA sederajat saja adalah sesuatu yang harus disyukuri. Orangtua hanya bekerja sebagai pembuat kerupuk tetapi 11 anak-anak mereka bisa sekolah semua walau tidak ada yang sampai ke perguruan tinggi.

Pada saat itu, setelah tamat SMA lapangan pekerjaan masih terbuka lebar. Dan setelah bekerja dan mendapatkan gaji kami baru bisa melanjutkan pendidikan melalui Universitas Terbuka (UT). Kami belajar sambil bekerja.

Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak tantangannya. Apalagi bagi para wisudawan yang sudah berhasil menyelesaikan pendidikan. Apapun gelar yang diraih hari ini bukanlah akhir melainkan sebuah awal baru untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.

Begitu sulit bagi para sarjana muda mencari loker. Predikat Cum Laude tidak menjamin cepat mendapat kerja karena hanya sekadar nilai akademis saja. Namun dengan memiliki pengalaman kerja dan keterampilan justru memudahkan untuk mendapat pekerjaan.

Semua proses sudah dijalani. Seleksi administrasi, tes tertulis, psikotes, wawancara tetapi hanya mendapat kalimat “maaf anda belum beruntung”. Motivasi untuk saya pribadi dan bagi orangtua yang mendapati anak mereka sudah berusaha mencari pekerjaan namun belum dapat panggilan harus selalu memberikan dukungan. Membesarkan hati mereka agar selalu sabar dan terus berusaha. Harus selalu legawa atau menerima sesuatu dengan lapang dada. Tetap Semangat.