
Acara Sikola Kumpul Galo 2 sudah selesai. Kegiatan bazar kali ini digelar dalam wilayah sekolah. Keputusan itu sangat memudahkan. Kami tidak harus repot-repot seperti tahun lalu: menyewa tenda dan harus membawa semua barang keperluan bazar keluar sekolah.
Sebelum bazar berlangsung, kami mengadakan simulasi agar anak-anak tahu tugas di tenda mereka masing-masing. Tahun kemarin saya jaga di tenda jualan mainan, tahun ini saya bertugas di stand bermain.
Selama lima hari berada di tenda bermain sungguh sangat menyenangkan. Baru hari pertama, sudah ada beberapa anak yang betah berada di sana. Mereka betah karena tentu saja bisa main sepuasnya. Anak-anak SD yang menjaga tenda bermain juga sangat senang karena mereka bisa ikut main. Ketika belum ada pengunjung, saya meminta mereka bermain supaya ada yang tertarik ke sana.
Anak saya, Clara, setiap hari juga main di stand bermain. Dia mau ikutan jualan seperti teman-temannya. Clara ikut di tenda sebelah, jualan es krim bersama teman-temannya. Clara memanggil setiap orang yang lewat bahkan saya juga dipanggilnya agar beli es krim.
Selama lima hari Clara girang karena dia bisa main dan jajan tentunya. Selama di sana tak henti-hentinya dia jajan. Padahal dari rumah sudah buat kesepakatan agar jajannya hanya dua macam tapi tetap saja dia belum bisa menepati janji.
Oh iya pada waktu giliran anak TK A yang akan tampil, anak-anak banyak yang menangis. Sedikit menguras energi untuk membujuk mereka satu persatu pada waktu itu dan kami sedikit bingung kenapa banyak sekali yang menangis. Apa karena ada mamanya atau karena mereka takut untuk tampil di depan orang banyak? Pada akhirnya mereka dapat tampil dengan baik meski banyak drama.




Leave a Reply