
Nama saya Lailatul Farihah. Saya duduk di kelas X SMA Tenera. Saya mau cerita tentang reuni SMP saat liburan kemarin. Reuni seru, tetapi tidak lengkap.
30 Desember 2025. Saya dan teman-teman SMP jalan-jalan ke Pantai Kakap. Tidak semua teman-teman angkatan ikut tetapi saya tetap berangkat karena rindu sekali dengan mereka.
Saat itu saya di Sukamaju sedangkan teman-teman lain berada di Agricinal. Saya berangkat bareng Julfian. Sebelumnya kami janjian bertemu Gesti di Simpang Air Muring untuk beli jajan untuk dimakan bersama di pantai. Setelah belanja, kami melanjutkan perjalanan. Saya bertukar tumpangan dengan Gesti.
Jalan di Simpang Kakap sangat jelek. Banyak comberan. Kami sedikit takut ketika mulai masuk area pantai karena ban motor kami gundul. Apalagi tanah di sana licin. Kami sangat berhati-hati dan akhirnya selamat sampai ke bibir pantai.
Mulanya kami ingin segera duduk di pasir tetapi cuaca panas membuat kami menunda keinginan itu selama beberapa menit. Namun, cuaca tak teduh juga setelah menunggu lama sehingga kami nekat membuat tempat duduk di pasir saat itu juga.
Kami bagi tugas, teman laki-laki menggali pasir untuk dibuat tempat duduk sementara yang perempuan menunggu di bawah pohon sambil makan jajan. Menurutku itu pembagian tugas yang sangat jelas dan adil sekali.
Sekitar pukul 16.30 WIB kami santai di atas dudukan pasir sambil menikmati ombak, hembusan angin, dan teriknya matahari. Kami menikmati momen itu sebentar saja, hanya 30 menit lalu memutuskan untuk pulang biar tidak kemalaman sampai di rumah.
Ternyata, saat pulang, jalan yang kami lalui tidak semulus ketika datang ke pantai. Motor Nabila, kawan kami, nyangkut di comberan. Motor yang saya bawa terpeleset lalu masuk juga ke comberan. Kawan-kawan yang laki-laki ini bukannya langsung menolong malah menertawai kami dahulu, entah apa sebabnya.




Leave a Reply