
Waktu kecil dahulu saya pernah berpikir rumah idaman itu adalah rumah besar dan mewah. Rumah idaman diisi banyak barang bagus dan fasilitas untuk senang-senang seperti kolam renang atau alat gym.
Namun, semakin besar saya sadar ternyata rumah idaman atau impian itu adalah tempat yang penuh kebahagiaan dan kedamaian. Pada akhirnya saya berpikir tidak apa-apa punya rumah kecil dan sederhana asalkan di dalamnya penuh kasih, bukan pertengkaran.
Hanya itu yang saya inginkan sekarang ini. Rumah penuh kehangatan, kedamaian, dengan perabot yang rapi. Rumah yang cukup nyaman untuk beristirahat, dari kejamnya dunia. Rumah tanpa pertengkaran. Rumah yang diberkahi Tuhan.
Tapi setiap orang punya rumah impiannya masing-masing. Pasti berbeda dan apa pun konsep dan bentuknya rasanya sah-sah saja untuk dituliskan.




Leave a Reply