Biar Tahu Bagaimana Baiknya Mamakku

Dok. Wikihow

Jika bicara tentang pahlawan, saya selalu berpikir bahwa kita harus membicarakan mamak lebih dulu. Sebab kita gak akan tahu pahlawan yang lain tanpa mamak kita kan? Sudah paham maksudnya kan? Ha ya itulah.

Menuliskan semua kebaikan dan jasa mamak untukku—walau bukan penulis andal—kurang juga kertas ini. Soalnya kata-katanya pasti aku ulang-ulang terus. Ayolah biar aku kasih tahu kek mana baiknya mamak.

Pertama, mamak itu baik karena sudah mau melahirkanku ke dunia ini. Diajarkannya pula aku mengenal dunia. Aku dilatih jalan, bicara, lari dan masih banyak lagi lah. Dia juga kerja buat aku sekolah—capeknya dia di ladang sana. Tapi, meski capek masih bisa dia masakin aku.

Sebelum berangkat kerja pun masih sempatnya dia nyiapin nasi dan lauk buat bontot (bekal) kami. Aku suka semuanya soal mamak. Kalau masakannya tak enak pun, kompornya yang aku salahkan sebab tak pernah dia masak tak enak. Masakannya selalu sedap aku tengok tuh.

Makanya mamak adalah alasanku untuk sukses. Mau aku buat mamakku bangga, biar tak sia-sia perjuangannya. Sampai sini saja ceritanya, takutnya tanggung nanti kertasnya jadi gantung. Sekian dan terima kasih.