
Salam cinta dari masa depan, Vidia.
Perjalanan hidup kita serupa wahana; naik turun dan berputar sejak kita berpindah-pindah, dari rumah ke rumah. Mungkin di kala itu kita belum pernah terbayang sedikit pun sampai di Putri Hijau ya Vid. 10 tahun yang lalu kita berusia 14 tahun, masih di bangku Madrasah Aliyah yang hanya tahu belajar, belajar, dan belajar.
Tahukah kamu Vidia? Dulu kita sering diantar guru dalam setiap perlombaan, olimpiade, dan kompetisi akademik lainnya. Sekarang kita adalah guru itu. Kita lebih hebat karena tidak hanya mengantarkan anak-anak saja tetapi juga menemani serta melatih mereka.
Kita sekarang menjadi guru bahasa Inggris di salah satu sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara Vid, keren sekali bukan? Nama sekolahnya SMA Tenera, asing ya Vid mendengar namanya? Padahal itu sekolah yang keren Vid, mungkin kau tidak tahu karena kita hidup di Kota Bengkulu sejak kecil.
Sepuluh tahun dari sekarang—usai kau baca surat ini— teman-teman akrab kita telah menemukan kehidupan masing-masing. Mereka sukses juga menjadi guru, teknisi, wirausaha, serta menjadi orang hebat. Walaupun sekarang agak susah untuk berkumpul tetapi aku bersyukur mereka baik-baik saja dan menjadi orang-orang hebat.
Oh ya Vidia, di umur yang sekarang kita sudah makin dewasa. Saat ini kau sedang berpikir orangtua kita selalu bersama, lengkap. Namun, orangtua kita akan berpisah ketika kita berusia 20 tahun. Kau akan merasakan kepedihan. Jantungmu seperti dirobek. Jiwamu akan hancur.
Namun, yakinlah bahwa setiap peristiwa kita hadapi lalu lintasi akan menguatkan mental dan tubuh kita. Waktu akan menyembuhkan luka sekaligus melenyapkan lara lalu perlahan kita menata ulang kehidupan. Kita kuat. Senyum manismu di masa depan masih sama. Tekad dan semangat pantang menyerahmu juga masih sama.
Aku sangat mensyukuri kehidupan yang sekarang. Karena kehidupanmu di masa depan tidak terlepas dari setiap upaya yang kau lakukan selama 10 tahun ini. Kita tidak pernah sendirian karena banyak orang yang sayang ke kita. Banyak hal yang sebenarnya ingin aku ceritakan tetapi biarlah kau temukan kejutan dan kehangatan yang menanti setelah kau baca surat ini.




Leave a Reply