
Agustus identik dengan warna merah putih. Hampir di semua daerah menaikkan bendera merah putih di depan rumah, tidak ketinggalan dengan daerahku. Walaupun desa kecil namun semangat merah putih terus terpancar dari pernak-pernik sepanjang jalan. Suasananya menambah aura semangat merah putih.
Di tempatku tinggal, perayaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80 memiliki keunikan. Setiap rumah menyediakan hidangan berwarna merah putih. Untuk menyediakan hidangan tersebut tentu ada kebingungan dalam memilih menu yang cocok dan unik dengan ide baru sehingga dapat dinikmati seluruh anggota keluarga dengan rasa yang menyenangkan.
Beberapa contoh yang terlintas dalam pikiranku di antaranya jajanan tradisional, nasi tumpeng, puding merah putih, dan lemper merah putih. Namun makanan itu sudah biasa dihidangkan sehingga aku berpikir harus menyajikan yang berbeda. Aku tanya Mbah Google dan uniknya dia memberi jawaban ampela merah putih. Aku berpikir ampela warna kehitaman bagaimana cara mengubahnya menjadi merah dan putih?
Aku mencoba dengan pasta merah dan putih. Wah warnanya tetap kehitaman. Tidak ada perubahan warna, hanya tetesan yang berwarna merah dan putih sedikit. aku tersenyum tetapi terasa jengkel juga karena waktu tujuh belasan tinggal satu hari lagi.
Tiba-tiba saya kedatangan tamu dan bertanya sedang memikirkan apa? Saya jawab sedang memikirkan makanan merah putih yang unik dengan bahan ampela ayam lalu balik bertanya bagaimana agar bisa menjadi warna merah putih sambil menunjukkan semua bahan yang tersedia.
Dia senyum kemudian berkata bahwa kalau langsung dengan warna tentu tidak akan bisa. Dia mengambil kulit lumpia dan ampela yang sudah dilumuri bumbu sesuai selera lalu membungkusnya dengan kulit lumpia kemudian mengolesi pasta warna merah dan putih terus dikukus. Wah hebat! Temanku memberi ide baru. Ampela merah menyala dan putih bersinar, jadilah hidangan unik dengan rasa yang mengundang selera dan boleh dicoba teman-teman.




Leave a Reply