
Di pertengahan bulan Oktober 2025, saya bersama Bu Lili, Mem Unistri dan beberapa anak-anak jenjang SD, SMP, hingga SMA ditunjuk untuk jualan bakso kuah, aneka rasa Pop Mie, kopi, dan soto. Mengapa demikian karena di sekolah tempat saya mengajar ada kegiatan yang sudah menjadi program di setiap tahunnya, yaitu bazar bernama Siko La kumpul Galo.
Tahun lalu, bazar ini diadakan di Kota Bani, tepatnya di lapangan kecamatan Putri Hijau. Nah, untuk tahun 2025 ini dilaksanakan di lingkungan PT. Agricinal selama lima hari, dari 14-18 Oktober. Bazar ke-2 itu menurut saya berjalan dengan baik. Persiapannya matang sehingga lancar sampai acara selesai.
Ketika ditunjuk tim wirausaha, mulanya agak gimana gitu ya. Sampai bertanya dalam hati: apa saya bisa? Apa saja yang bakal saya lakukan? Bisa tidak nanti saat jualan? Laku tidak ya jualannya? Namun, saya hempaskan kemudian kubur dalam-dalam, ceburin ke laut yang paling dalam semua ketakutan itu.
Alhamdulillah, karena ridho Allah, semuanya terlewati. Semakin ke sini mental saya semakin baik. Lebih percaya diri saat jualan dengan makanan sekadar bakso kuah saja. Tapi saya percaya bahwa nantinya bisa lebih terutama buat masakan anak dan suami.
Terima kasih bazar, dengan begini saya dapat menguji diri sendiri dan pastinya lebih percaya diri walau belum maksimal. Terus ajari aku membuat kuah bakso yang segar dan enak pastinya.




Leave a Reply