Kata-kata yang Menguatkan dari Seorang Guru

Dok. Wikihow

Halo, kenalkan namaku Junita Siahaan. Guru baru di Tenera. Ini tulisan pertamaku di Nyalanya tentang guru favorit.

Aku punya guru favorit saat duduk di kelas 3 SD. Namanya Bu Fitri. Beliau wali kelasku. Waktu itu di sekolah ada lomba membaca tingkat SD, siapa pun bebas daftar. Nah, kebetulan dari kelas satu aku selalu masuk tiga besar sehingga beliau memilihku sebagai salah satu peserta lomba.

Beliau membantuku selama persiapan lomba. Mengasah lagi skill membacaku sekaligus memberi motivasi. Aku merasa diistimewakan Bu Fitri. Jauh sebelum hari H lomba, Bu Fitri menanyakan dengan siapa aku akan pergi ke tempat lomba. Beliau bertanya demikian karna tahu kalau bapak susah ambil cuti di tempat kerjanya. Aku jawab dengan bapakku.

“Kalau bapak tidak bisa mengantar, kamu sama ibu aja nanti ya,” jawabnya yang langsung aku iyakan.

 Hari berlalu, waktu lomba pun tiba. Aku diantar bapak. Kami jalan beriringan dengan beberapa teman yang juga ikut lomba. Guru-guru turut mendampingi. Semua berjalan baik, aku mendapat juara tiga. Sedih sebenarnya. Tapi Bu Fitri menguatkan dengan kata-kata yang masih akui ngat sampai sekarang.

“Gak papa juara tiga ya Jun. Ibu bangga sama keberanian kamu. Dari sekian banyak peserta lomba, kamu bisa masuk 3 besar. Semangat karena diantar bapak ya,” katanya sambil mengusap kepalaku). Setelah itu Bu Fitri membelikan es krim dan beberapa jajanan meski aku tetap menangis hehehe.

Mulai saat itu, Bu Fitri adalah guru favoritku. Aku tidak tahu bagimana kabarnya sekarang. Sebab, saat kelas tiga semester dua aku pindah sekolah. Aku harap Bu Fitri saat ini sehat dan hidup bahagia.