
Halo semuanya, saya Chelsea dari kelas X SMA Tenera. Saya mau cerita tentang liburan sekolah saya kemarin. Cerita akan saya mulai dari tanggal 21 Desember 2025. Selamat membaca ya!
Saya berencana merayakan Natal bersama keluarga dan sepupu saya bernama Angel yang rencananya bakal mengunjungi kami tanggal 22 Desember 2025. Dia liburan di rumah kami karena mau melihat abang saya peneguhan sidi.
Peneguhan sidi itu ritual penting gereja di mana seseorang secara sadar mengakui imannya kepada Yesus di hadapan jemaat sekaligus menandai kedewasaan rohaninya. Acara rencananya dilakukan saat Natal sehingga sejak tanggal 21 Desember itu rumah kami sangat ramai orang masak-masak untuk mempersiapkan upacara.
Tanggal 25 datang dengan cepat. Setelah upacara peneguhan di gereja kami segera pulang ke rumah karena para tamu akan berdatangan. Rumah yang sangat ramai selama beberapa jam itu langsung sepi dalam waktu belasan menit setelah perjamuan dan kami pun mulai membereskannya.
Tanggal 29 Desember saya dan sepupu pergi ke Ketahun. Kami mengabiskan waktu selama tiga hari di sana. Kami ke Waterboom main air. Mulanya ragu-ragu karena matahari sedang panas-panasnya tapi akhirnya kami nekat. Kami terabas saja.
Waktu tempuhnya sekitar 30 menit. Sepanjang jalan kulit kami seperti dicubit-cubit matahari. Namun tidak apa-apa, yang penting bisa main. Setelah puas berenang dan main air, kami jalan-jalan malam mengelilingi Ketahun. Pokoknya selama tiga hari itu kegiatan kami sangat seru sekali.
Sore tanggal 31 Desember saya dan Angel pergi ke Unit 7 tempat tulang. Kami boncengan naik motor, saya bersama Angel sedangkan abang membonceng mamak. Di tengah perjalanan aku dan Angel hampir jatuh sehingga saya dioper ke abang dan mamak memboncengkan Angel. Kami sampai dengan selamat ke rumah tulang.
Kami ke sana karena malam harinya mau melaksanakan upacara Mandok Hata, tradisi suku Batak di malam-malam penting seperti tahun baru. Aku dan Angel sebenarnya malas untuk ikutan sehingga kami merencanakan sesuatu agar lolos dari acara itu.
Mandok Hata dilakukan tepat jam 12 malam, ketika kembang api dan petasan beradu bunyi di angkasa. Rencananya, sebelum jam 12 itu aku dan Angel sudah masuk kamar, tidur beneran. Kami kira bakal lolos tetapi kami dibangunin sehingga mau tidak mau harus ikut acara tersebut. Mandok Hata dimulai dari saya lalu diakhiri tulang.




Leave a Reply