Merebut Piagam Emas dan Perak di OSSI 2026

Dok. Wikihow

Hai nama saya Grecia Maharani Br. Hutahean. Cerita ini berisi pengalaman saya yang menyenangkan sekaligus menegangkan.

Jadi, ada sebuah program pembelajaran yang diadakan Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas) yaitu Olimpiade Sains Seluruh Indonesia (OSSI). Program itu diikuti anak-anak SMP yang memiliki peringkat 1-5 di sekolah mereka. Dan nggak disangka aku ikut dong. Saya bangga pada diri saya sendiri.

Saya ikut lomba matematika meski tidak terlalu suka pelajaran itu. Namun, karena di program itu ada yang menyangkut cita-cita saya yaitu kedokteran, maka saya berjuang sekuat tenaga. Hari yang ditunggu tiba. Hari Minggu. Saya tegang dan degdegan.

Sesi pertama mulai jam delapan pagi lanjut sesi dua jam sebelas. Karena waktunya berdekatan saya sempat panik tetapi belajar menenangkan diri. Sebab kunci dalam menyelesaikan tantangan atau masalah adalah tidak boleh panik.

Setelah lama menunggu, saatnya pengumuman. Sesampainya di rumah saya segera membuka HP. Bodohnya itu saya malah buka WhatsApp sehingga data yang harusnya saya kirim belum terdaftar. Jadi saya berpikir yah wajar saja tidak dapat (juara) karena saya terlalu slengean. Saya pun putus asa.

Tapi begitu membuka aplikasi Puskanas, tidak disangka ternyata saya mendapatkan piagam gold untuk pelajaraan matematika dan silver untuk pelajaran kedokteran dasar. Saat itu saya merasa bangga pada diri sendiri tapi tidak lupa tetap berterima kasih pada Tuhan.