
Hai, perkenalkan nama saya Sari Silaban. Dalam tulisan ini saya ingin cerita tentang bazar Sekolah Tenera bertajuk Sikola Kumpul Galo 2.
Sekolah Tenera memiliki banyak kegiatan selain belajar di kelas. Contohnya program Sabtu Sore di Sanggar, Bulan Bahasa, Love Monday, Bazar Sekolah tenera, dan Agricinal Pelangiku. Semua itu adalah rutinitas yang selalu saya dan guru-guru lakukan bersama peserta didik.
Saat ini, Sekolah Tenera akan memakai kurikulum Sosioprenuer yang pastinya lain dari sekolah yang lain. Oktober kemarin kami mengadakan bazar bertajuk Sikola Kumpul Galo 2 di Sopo Uluan PT. Agricinal. Event pertama tahun lalu kami gelar di depan Kantor Camat. Kegiatannya hampir sama dengan kegiatan tahun lalu seperti mengadakan banyak perlombaan, pameran stand makanan, minuman, aksesoris, mainan, foto-foto, dan hasil karya siswa Tenera dari TK sampai SMA.
Tujuannya ada empat. Pertama, Kami ingin menunjukkan bahwa siswa dapat belajar dari lingkungan sekitar dan mendapatkan pengalaman langsung dari luar buku dan ruangan kelas. Kedua, kami ingin mengajak siswa untuk berpikir. Seandainya mereka tamat sekolah (SMA) tidak mampu atau biaya yang minim untuk melanjutkan kuliah, maka mereka bisa membuka usaha sendiri.
Ketiga, kami ingin mengajak siswa untuk belajar bersosialisasi dengan masyarakat sekitar dan membentuk karakter seperti berbicara sopan santun, berkelakuan baik, dan menjadi pribadi yang percaya diri. Keempat, kami ingin menunjukkan pada dunia luar bahwa Sekolah Tenera tidak kalah dengan sekolah-sekolah di kota
Kegiatan ini kami gelar selama lima hari, dari pukul 12.30 WIB-18.00 WIB di tengah musim hujan. Saat lomba voli berlangsung, hujan turun cukup deras sehingga kegiatan sempat berhenti sebentar mengingat panitianya banyak anak-anak SD karena bila lomba tetap dilaksanakan dalam keadaan seperti itu, mereka pasti bermain hujan. Namun, demi kesehatan, lomba harus berhenti sejenak.
Hujan dan panas bukan halangan bagi warga Tenera. Seluruh panitia tetap bersemangat dan menikmati kegiatan dalam segala cuaca termasuk hujan. Bila lapar atau haus, mereka tinggal jajan karena stand makanan dan minuman membuka lapak juga di lapangan sedangkan stand aksesoris berkeliling menjajakan dagangan.
Kami bangga melihat anak-anak Tenera penuh semangat dan tidak mengenal kata capek. Semoga bazar tahun depan turut didukung cuaca sehingga orang-orang semakin banyak yang mengikuti lomba apalagi senam kreasi.
Saya sangat senang menonton lomba senam kreasi karena mengingatkan momen-momen ketika belum punya anak—saya yang selalu pergi senam bersama teman sefrekuensi setelah pulang kerja lalu hangout. Semoga tahun depan makin banyak yang mengikuti lomba senam dan pengunjung yang datang semakin ramai.




Leave a Reply