Penampakan dari Tenda Bebakaran

Dok. Wikihow

Tanggal 14 Oktober 2025 itu hari pembukaan bazar Sikola Kumpul Galo 2. Saya tampil di hari pembukan, menari tortor dari Sumatera Utara. Kami mempelajari tarian itu dalam waktu singkat, hanya dua hari.

Walau dua hari, kami bisa tampil maksimal. Tanpa beban meski menjadi tari pembuka. Senang banget setelah tampil, lega rasanya. Apalagi setelah opung dirut dan penonton lainnya tersenyum. Habis itu kami foto-foto lalu melihat teman-teman SMA yang membawakan tari kipas di atas panggung.

Selama bazar itu ada banyak lomba. Lomba pertama yaitu senam ibu-ibu. Para peserta heboh dan semangat. Penonton tak kalah heboh, terhibur. Setelah lomba senam, lanjut turnamen voli putri. Meski diguyur hujan, tim-tim voli tetap ngeyel, semangat untuk mendapat gelar juara.

Saya dan teman-teman ikut membantu tenan bebakaran. Persiapannya lebih awal dari tenda lain karena barang yang harus kami bawa sangat banyak. Angkat ini itu sejak pagi dan ketika buka sudah banyak yang mengantri. Kami lebih kompak saat hari ke-2 bazar. Tidak kewalahan seperti hari pertama karena memang pembelinya tidak mengular.

Hari ke-2 itu ada lomba mewarnai. Anak-anak kecil yang mengikuti lomba lucu sekali. Mereka sudah percaya diri sejak awal. Lalu yang tampil di atas panggung ada teater anak-anak SMA. Mereka mementaskan cerita tentang Mathagia. Selain itu ada tari semaphore dari anak-anak SMP Tenera.

Ada banyak penampilan lainnya tapi saya tidak bisa menonton karena harus fokus jualan. Kenapa harus fokus karena pembeli di hari itu datang dengan mood berbeda-beda sehingga saya harus sabar menghadapi permintaan mereka.

Hari ke-3 sama saja: menyiapkan, menjual, melayani, beres-beres. Sebenarnya sangat melelahkan dan membosankan tetapi dengan kerja sama kami melalui semua dengan baik. Dengan ringan. Pentas seni di panggung bazar membantu kami memulihkan semangat.

Tarian banana chacha anak TK membuat kami senang. Mereka sangat percaya diri meski masih kecil. Mereka sudah berani. Permainan gitar akustik Hilda diikuti suara lembut Silfia dan Athania menenangkan kami. Jadi pengen deh bisa main gitar hihihihi.

Penampilan gitaris dan nyanyian anak SD di panggung itu tidak kalah bagus. Suara mereka pas dengan iringan gitar. Yang lebih menyenangkan di hari itu adalah saya bisa menahan diri agar tidak jajan terlalu banyak. Buat saya itu pencapaian luar biasa.