Trik Jajan Tanpa Uang Saku

Dok.Wikihow

Saya itu kadang jajan kadang tidak. Jajan ketika dikasih uang sama mamak saja dengan syarat tertentu. Saya tidak boleh membeli minuman yang cangkir atau gelasnya dari plastik. Ale-Ale dan kawan-kawannya tidak boleh saya sentuh sama sekali.

Nah, saya punya banyak cara agar bisa jajan tanpa menghabisan uang saku saya. Caranya mudah, yakni ikut ke mana mama mau belanja. Mau tidak mau orangtua pasti akan membelikan jajanan bagi kita karena sudah menemani mereka hehehe.

Saya ikut mama ke Air Muring saat belanja besar lalu beli banyak makanan ringan untuk di rumah. Ketika mama ke Mathagia (mini market) di Agricinal saya juga ikut lalu jajan tipis-tipis.

Saat di sekolah saya jarang membawa uang soalnya mama membawakan bontot. Saya menurut saja. Namun, ketika lupa bawa bontot, saya akan minta uang ke mama yang kebetulan adalah guru di sekolah, wali kelas sebelah. Praktis kan?

Nah kalau sekolah sedang bikin hajatan atau ada pertandingan, saya minta uang saku sebesar Rp10 ribu. Uang sebesar itu untuk dua hari karena selama kegiatan pasti banyak yang jual makanan enak di sekolah.