Panggung Bazar yang Membajak Mata

Sekolah Tenera bikin bazar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa sekaligus memperkenalkan Tenera lebih luas.  Untuk pertama kalinya bazar diadakan di luar sekolah, tepatnya di halaman kantor Kecamatan Putri Hijau. 

Aku kira taktik itu berhasil. Semua kalangan, dari tua sampai muda ikut meramaikan. Muka-muka lama bercampur dengan wajah-wajah baru yang tidak pernah aku kenal datang silih berganti. Mereka sangat senang dengan desain yang kami buat.

Tenda warna-warni sengaja kami pasang berjejer untuk mengedepankan kesan cerah. Setiap tenda menjual berbagai macam barang. Dari makanan kekinian, pakaian, sampai pernak-pernik buatan tangan. Warna dan kerapian tiap stand menarik banyak pengunjung untuk berlama-lama di sana. Mereka mencicipi makanan, melihat-lihat lalu menimbang apakah akan membeli barang dibantu penjaga stand yang ramah.

Untuk menjaga mood pengunjung, kami mendirikan satu panggung di tengah bazar. Kami mendekornya siang malam. Bekerja sama dan saling mengingatkan tugas masing-masing. Kami berpikir keras, menaruh banyak elemen bentuk dan warna agar pengunjung tidak bosan menikmati pertunjukan.

Panggung itu tidak boleh kosong. Harus terisi dengan karya-karya dari teman-teman Sekolah Tenera agar pengunjung terhibur. Agaknya kami berhasil. Senam ibu-ibu sampai murid-murid SD menyemangati pengunjung. Gerak para penari tradisional berkostum warna-warni bergantian membajak mata pengunjung dengan band-band lokal. Ketika satu dua lagu hits dimainkan, bazar ini sudah menyerupai konser musik. Semua bernyanyi lantang, menghangatkan suasana.

Panggung itu kian menghidupkan bazar. Tidak hanya memberi batas, mana pasar mana bazar tetapi juga berfungsi sebagai tempat kawan-kawan Tenera menunjukan bakat ke dunia luar sekaligus bersosialisasi. Kami sangat senang, di perayaan Bulan Bahasa tahun ini bisa mendapatkan banyak kesempatan bertemu orang-orang baru. Semoga kita bisa bertemu lagi tahun depan dengan panggung yang lebih menggelegar.