
Halo teman-teman nama saya Hilda Ulina Manik. Saya sering dipanggil Hilda. Sekarang saya kelas 9 SMP Tenera dan akan menceritakan tentang bakat terpendam saya yaitu bermain sepak bola.
Umumnya sepak bola dimainkan laki-laki. Namun, seiring waktu dan perkembangan zaman, perempuan juga bermain sepak bola. Bahkan Piala Dunia dan kompetisi internasional untuk perempuan sudah ada. Jadi bukan hal aneh lagi ketika seorang perempuan seperti saya suka main bola.
Kenapa saya suka sepak bola karena permainan yang ditemukan di Inggris itu sangat sederhana. Kita harus mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Saya menyukai sepak bola sejak kecil. Saya pernah kecelakaan (cedera) ketika memainkannya.
Waktu itu saya menangkis sepakan keras pemain lawan dengan tangan. Jari tengah saya keseleo, bengkak besar sekali. Meski terluka, saya tetap bermain sepak bola. Saya tidak pernah membencinya.
Saya juga pernah ikut kompetisi Suratin Cup bersama teman-teman. Sebenarnya sempat ragu karena saya satu-satunya perempuan di tim. Namun, saya berpikir kompetisi itu adalah langkah pertama untuk mengejar mimpi menjadi atlet sepak bola. Saya juga terus mendapat dukungan dari keluarga dan teman-teman.
Dukungan dan mimpi itu membesarkan hati dan membulatkan tekad. Saya mengorbankan enam hari proses belajar di sekolah menuju kompetisi. Tidak ada penyesalan karena saya sangat mencintai sepak bola. Sepak bola adalah kebahagiaan terbesar yang mampu mengusir rasa sepi di hati ini.




Leave a Reply