Mengurangi Beban SMA

Dok.Wikihow


Ada beban yang harus aku pikul sejak masuk SMA. Beban itu berupa realita yang datang dari fakta bahwa aku bukan lagi anak-anak. Masuk pra dewasa, yang berarti punya tanggung jawab lebih besar.

Menjadi dewasa menurutku merujuk pada satu kondisi bahwa kita harus kuat secara lahir dan batin. Jiwa dan raga. Sebab, makin dewasa seseorang maka masalah yang menunggu akan semakin besar pula.

Dalam konteks persoalan ini, dewasa itu tentang cara kita menyikapi masalah. Masalah yang banyak bukan untuk ditinggalkan melainkan dihadapi. Bagaimana cara menghadapinya itu juga harus dipikirkan bersama dampak ke depan.

Sebelum masuk SMA, aku punya masalah dengan seorang teman. Dia menjauhiku. Dahulu aku berpikir harus segera meminta maaf. Menurutku meminta maaf adalah solusi terbaik saat itu. Sekarang, aku berpikir sebaliknya.

Jika memang kami berteman, pasti ada tujuannya. Jika tidak boleh berteman, mungkin itulah keputusan Tuhan yang tidak bisa digugat. Mungkin Tuhan ingin menjauhkanku dari orang-orang yang tidak baik.

Saat ini aku melakukan setiap hal yang aku anggap benar. Asalkan aku senang dan bahagia. Agar perjalanan ke depan tidak terasa panjang dan membosankan.