Serba-serbi Bazar Sikola Kumpul Galo 2

Dok. Wikihow

Dubrak!!

Suara barang jatuh dari meja memecah keheningan seisi toko pagi hari ini. Riweh. Gasrak-gusruk tentunya, yang mana bingung barang dan rak apa saja yang akan dibawa untuk bazar Sikola Kumpul Galo 2.

Sebenarnya sebagian barang telah disiapkan untuk dibawa kemarin. Tapi kenapa ya saat pengangkatan barang selalu ada saja barang yang tertinggal atau lupa. Untung saja bazar kala itu dilaksanakan di Guest House sehingga bisa langsung diambil.

Motor gajah sudah bolak-balik ke sana kemari mencari alamat—eh sudah seperti lagu yaaa wkwk. Ke sana kemari mengangkut barang ya maksudnya. Pak Ahmad siap siaga membantu kami, Toko Mathagia. Namun saat itu dia sedikit kewalahan karena hanya beberapa anak yang membantu.

“Jeni, sudah buka WA saya? Kamu ke sini dulu ada yang mau saya sampaikan,” panggil Bu Rita dari kejauhan. Saya datang kemudian bertanya ada apa.

“Saya sudah kirim video senam ya ke WA kamu, mudah kok gerakannya tolong dihapalkan dan besok sebelum lomba senam kalian yang pimpin ya di depan,” kata Bu Rita lalu menyeringai.

Nah, feeling buruk yang aku rasakan sejak tadi jadi kenyataan. Saya sedikit mendumel dalam hati: Bu Rita kenapa sih ya suka banget kasih tahu mendadak. Saat malam datang, bukannya menghapal gerakan, eh aku malah ketiduran dengan sangat nyenyak diselimuti kain berwarna abu bermotif kucing.

Jam satu dini hari aku terbangun lalu seketika ingat harus menghapal gerakan senam. Sudah bisa aku pastikan pagi hari tidak akan sempat karena bakal sibuk mempersiapkan stand di hari pertama bazar. Dengan mata yang sangat berat aku terus melawan rasa kantuk demi penampilan. Memang akan jelek tapi setidaknya tidak begitu memalukan. 30 menit berlalu, aku merasa hapal lalu lanjut tidur.

10.30 WIB aku dan teman teman sudah kumpul, bergegas merapikan stand Sikola Belanjo di Mathagia. Tak terasa waktu cepat berlalu. Hari pertama  bazar telah usai dan berjalan sesuai rencana. Hari kedua berlangsung lomba menggambar dan mewarnai untuk anak anak yang imut sekaligus lucu serta pertandingan voli putri antardesa yang sangat seru.

Smash dan pukulan kencang dari lawan membuat permainan semakin seru. Hari ketiga, masih dengan pertandingan voli yang semakin memanas. Hari keempat, semi final pertandingan voli. Sengit karena dua tim di partai puncak dihuni banyak pemain hebat. Namun hanya satu yang berhak mendapat gelar juara dan pertandingan dimenangkan tim Desa Kota Bani. Hari terakhir pembagian hadiah ini sekaligus menandakan bahwa Sikola Kumpul Galo 2 sudah selesai. Semoga tahun depan bisa lebih baik dan lebih meriah lagi.