Hari Tersibuk Warga Tenera

Dok. Wikihow

Satu hari sebelum pembukaan Sikola Kumpul Galo 2 di Guest House (GH) barangkali adalah hari tersibuk warga Tenera. Siswa siswi bersama guru-guru seluruh jenjang bahu membahu mengatur tempat dan menyiapkan stand.

Mereka menghias setiap tenan sebelum menata barang-barang beraneka rupa. Meski wajah-wajah mereka tampak lelah, terpancar rasa senang dan bahagia ketika tenan yang mereka tatah berhasil berdiri. Ada stand Mathagia, minuman, bebakaran, dan tenda-tenda berisi karya yang siap memanjakan mata pengunjung.

Saat hari pembukaan, animo warga Tenera meramaikan bazar terus terasa. Tamu undangan sangat banyak sampai memenuhi area. Mereka berbaur dengan pengunjung menikmati acara pembukaan yaang diisi tarian dari teman-teman SMP dan SMA.

Aku bersama teman-teman keliling melihat stand. Banyak barang bekas yang dibuat menjadi bagus kembali. Menjadi karya kerajinan yang keren. Setelah membeli sosis bakar di tenan bebakaran, kami bertugas mengambil dokumentasi sampai sore hari.

Hari kedua bazar sekolah dimulai dengan semangat sama seperti acara pembukaan. Siswa siswi Tenera sangat antusias mengunjungi lalu membeli apa saja yang mereka mau di tenda jualan. Di atas panggung, penampilan anak-anak TK makin memanaskan event.

Di hari ke-2 itu aku dan teman-teman menampilan tari semaphore. Awalnya dada ini ramai sekali, dagdigdug macam konser rock. Namun, setelah tampil rasanya lega sekali apalagi setelah dihibur sesama penampil. Setelah itu aku dan tim dokumentasi mulai mengambil dokumentasi bazar.

Kami membuat video jurnalistik di area bazar. Mengambil video di banyak stand lalu mewawancara banyak orang. Karena sudah cukup lelah, kami beli minuman segar dan beberapa makanan. Hari ke-3 dan seterusnya kami terus berbahagia dan merasa lega. Sebelum mengakhiri bazar, kami membersihkan tempat dan mengutip sampah yang berserakan di seluruh area GH.