Kekuatan ‘Mulai Saja Dulu’ yang Nyata

Dok. Wikihow

Halo perkenalkan namaku Syalom Mikha, kelas IX SMPTenera. Sekolah kami kedatangan tamu lagi kemarin. Memang bukan yang pertama sih, karena sekolah kami keren dan beda dari yang lain jadinya sering kedatangan tamu dari luar pulau. Luar negeri juga ada.

Tamu itu bernama Nadya Gianifa dan Kak Willy. Mereka adalah petualang profesional sekaligus pemanjat tebing. Kedatangan mereka membawa sesuatu yang baru bagi kami, beda dari tamu-tamu sebelumnya.

Mereka nggak hanya mengajak kumpul di Guest House (GH) buat memberi materi tetapi juga mengajak kami naik gunung menyusuri hutan. Jadi, kedatangan mereka kemarin menambah keseruan di sekolah. Sebab kami diajak ke tempat yang belum pernah Sekolah Tenera datangi yaitu hutan savana di PLG.

Jujur saja, kegiatan kemarin adalah pengalaman pertamaku. Aku selalu mengira tidak mampu naik gunung atau menyusuri hutan tapi kegiatan kemarin menyadarkanku bahwa selama ini aku mungkin terlalu menganggap remeh diri sendiri. Ternyata aku mampu, menyusuri hutan sepanjang delapan kilometer tanpa mengeluh.

Aku dulu punya impian mendaki. Para pendaki itu terlihat keren di mataku. Sepertinya seru sekali gitu dan ternyata memang benar seseru itu. Kami menaiki sampan lalu menjelajah hutan dari pagi sampai siang. Capek sih sebenarnya tetapi senang dapat pengalaman baru seperti itu.

Kedatangan Kak Nadya dan Kak Willy bukan hanya membahas tentang pendakian saja tapi juga soal content creator. Pesan yang sangat aku ingat dari keduanya soal itu adalah ‘mulai saja dulu’. Ya, apa pun yang mau kita bangun memang kita harus memulainya terlebih dahulu, jangan takut atau membayangkan yang tidak-tidak.

Dari ‘mulai saja dulu’ itu aku tidak takut lagi melangkah. Saat aku kelas sepuluh nanti, aku mau mendaki bersama para pemula lainnya. Tidak usah jauh-jauh, yang dekat Sebelat saja dulu.