
Waktu anak-anak, aku lebih banyak berteman dengan laki-laki. Permainanku bukan boneka atau masak-masakan melainkan mobil Tamiya yang dirakit sendiri. Aku juga sering main beyblade, mobil remote, yoyo, action figure macam robot Gundam, Power Rangers, dan lain sebagainya.
Aku juga bermain game konsol Nitendo. Kami main Mario and Brothers bersama adik dan tetangga-tetanggaku. Semua seru dan memorable. Sampai sekarang pun aku masih ingat akan jamur dan suara dari game tersebut serta serunya petualangan Mario and Brother.
Namun, ada mainan yang ingin aku miliki tetapi tak dapat dibeli—lebih tepatnya orangtua tidak mau membelikan—waktu kecil. Mainan itu benama Tamagotchi. Itulah mainan impianku. Bentuknya sangat lucu dan imut. Bentuknya menyerupai telur. Berukuran kecil, sehingga dapat dibawa ke mana-mana sesuka hati.
Tamagotchi berasal dari Jepang, mulai viral tahun 1996. Mainan itu mensimulasikan hewan peliharaan virtual yang harus dirawat dengan baik. Diberi makan, minum, dan diajak bermain agar dapat tumbuh dengan baik dari kecil hingga dewasa. Apakah teman-teman punya Tamagotchiatau hewan peliharaan elektronik di rumah pada masa itu?
Sekarang Tamagotchi memang sudah langka dan tinggal menjadi kenangan sekaligus nostalgia anak-anak era 90. Tapi tahun 2026 ini, Bandai, selaku pengembang Tamatgochi mengeluarkan model terbaru. Mainan itu semakin keren, canggih dan menjadi game.
Di masa anak-anak aku belum bisa membelinya dan sekarang rilis lagi dengan harga yang cukup mahal, dari ratusan sampai jutaan rupiah. Hatiku begitu menginginannya tetapi saat ini kebutuhan hidup menepisnya.
Aku hanya perlu bersyukur saja. Walau maianan itu tidak terbeli, tetapi aku punya kenangannya dan aku rawat dengan sangat baik hingga sekarang. Maka dari itu rawatlah kenangan agar tetap dapat dikenang dengan indah.




Leave a Reply