Berantam dengan Dea itu Hal Biasa

Dok. Wikihow

Teman sebangku saya bernama Dea. Dia berasal dari Seblat, asli Suku Pekal. Dia sering ngeselin tapi baik. Dia mau liatin buku ketika aku lupa bawa buku. Banyak lagi kebaikan-kebaikan Dea lainnya.

Dia sering bantu aku saat sedang kesulitan sama pelajaran. Tidak pernah keberatan pinjemin pena, penggaris, dan peralatan sekolah lainnya. Aku juga sering pinjam buku ke Agri kalau lupa bawa dan langsung dipinjemin. Memang sih semua teman-teman di kelasku baik-baik.

Balik lagi ke Dea. Dia punya sifat usil. Kami tuh sebenarnya sering berantam (berkelahi) apalagi kalau menyangkut nilai ulanganku. Tapi kalau sedang ada masalah langsung kami selesaikan biar berteman lagi. Kami ini memang berbeda tapi menerimanya dengan senang hati.

Jangan karena berantam satu dua hal terus tidak mau baikan, wah itu sih bukan kami banget. Oh iya, besok aku janjian mau belajar bahasa Pekal dengan Dea. Terima kasih sekian ceritaku ini.