Agustus, ‘A’-nya adalah Astagfirullah

Dok.Wikihow

Agustus, ‘A’-nya adalah Astagfirullah. Bulannya betis sakit, kepala sakit, pinggang sakit wkwkkwkw.

Tahun ini seperti biasa, masih dipercaya menjadi penari dan anggota karnaval sebelum upacara 17 Agustusan. Latihan setelah mengajar mulai13.20 WIB sampai 15.00 WIB bahkan kadang hingga jam empat sore. Khusus hari Jumat kembali ke sekolah untuk membantu mengarahkan anak menghias kelas, lomba dari OSIS. Tak lupa latihan menyanyi bersama seluruh guru dan anggota kolintang.

Entah kenapa bulan Agustus kali ini selain capek, angin lebih dingin sekaligus menusuk. Tidak seperti biasanya. Bikin pilek, batuk, dan badan meriang. Sudah pasti lepas pasang salonpas atau koyo cabe. 

Hanya di bulan ini secara sadar saya mengumpulkan rempah-rempah untuk membuat jamu seadanya dan sebisanya demi menghangatkan badan agar segar keesokan harinya. Belum lagi pengumuman tanggal 18 Agustus yang batal menjadi libur nasional. Saya sudah berbahagia karena sudah merencanakan tidur sampai siang hehe.

Sebagai wali kelas, sebelumnya saya tidak yakin siswa-siswi di kelas akan berusaha menghias kelas. Ternyata saya salah, mereka mendengarkan saran-saran bahkan semuanya turut membantu. Menghias papan tulis, membuat struktur kelas, menghias jendela, menghias plafon supaya terlihat meriah, dan banyak lagi. Hampir saja beberapa orang yang takut ketinggian menangis karena digoda teman saat memanjat tangga untuk memasang hiasan. Usil ya.

Mereka bahkan memintaku untuk mencarikan tukang khusus membuat lemari. Tujuan mereka adalah membuat pojok baca. Ide yang bagus sebenarnya tetapi terhalang biaya. Meskipun hiasan yang lain sudah menggunakan banyak bahan bekas dari gudang, tetap saja membeli karton, spidol warna, origami, juga membutuhkan banyak uang.

Doakan kelas ini menang ya, meskipun bukan hanya kemenangan targetnya tapi juga kekompakan, kerja keras, dan kerjasama. Salam dari Dazzling Class VIII A.