
Namaku Relita. Sejak kecil aku selalu penasaran dengan isi kepala orang lain. Isi kepala itu bukan otak ya melainkan pikiran atau pemikiran seseorang. Pemicunya adalah orangtua. Aku penasaran dengan pikiran mereka.
Hanya 10 persen penduduk dunia ini yang punya rasa penasaran terhadap pikiran orang lain. Informasi itu membuatku sempat bercita-cita menjadi ahli telepati. Sebab aku akan bisa membaca pikiran orang lain.
Bisa membaca pikiran orang lain itu akan mempermudah kita dalam berteman dan bersikap kepadanya. Membaca pikiran orang lain menjauhkan dari prasangka terhadap seseorang.
Keinginan kuat membaca pikiran dan menjadi ahli telepati masih tertanam di usiaku sekarang ini. Namun, muncul keinginan lain yaitu ingin mengetahui isi hati seseorang. Kali ini penyebabnya bukan dari keluarga tetapi karena konten di media sosial. Konten itu berjudul ‘Mendengar Isi Hati Seseorang Melalui Kalung’.
Aku mau kalung itu. Kalung yang bisa mendengarkan isi hati seseorang tetapi itu kan hanya ada di konten-konten media sosial saja. Apakah kalung itu benar-benar ada di dunia nyata adalah pertanyaan besarnya.




Leave a Reply