
Hai, namaku Sartini. Aku bekerja di Agricinal khususnya di bidang Tenera. Saat ini aku menjadi wali kelas 5. Sebenarnya sudah dua tahun aku menjadi wali kelas 5 dari tahun 2024. Tahun ini pun aku dipercaya kembali untuk mengemban tugas di kelas 5.
Suka duka dalam menghadapi anak tentu akan menjadi cerita tersendiri bagi setiap guru. Bukan hal mudah dalam mendidik anak apalagi dengan beragam karakter yang dimiliki oleh anak. Bila ada yang bertanya hal apa yang paling berkesan selama bekerja menjadi guru maka saya akan menjawab tentang toleransi.
Agricinal, mempunyai pekerja dari berbagai daerah. Ada dari Jawa, Batak, Palembang, Bengkulu, Lampung, bahkan dari suku asli yaitu suku Pekal. Di sini semua saling bertoleransi. Secara bukan hanya satu agama yang dianut tapi ada agama lain seperti Islam, Kristen, dan bahkan yang beragama Hindu. Semua saling menghormati satu sama lain.
Bukan hal mudah dalam satu lingkungan yang berbeda kepercayaan tetapi di sini dibuktikan bahwa keberagaman adalah kekayaan. Hal yang patut disyukuri adalah semua dapat hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling menyayangi satu sama lain.
Kami tidak menjadikan perbedaan sebuah diskriminasi tetapi perbedaan adalah penyatuan dalam kasih sayang pada sebuah keberagaman. Dan saya bangga menjadi salah satu keberagaman dalam sebuah kebersamaan di Tenera dan Agricinal khususnya.
Semoga keberagaman yang ada akan tetap menjadikan kami manusia yang menjunjung tinggi toleransi dalam sebuah perbedaan. Karena sesungguhnya hidup dalam keberagaman satu pembuktian Indonesia kaya dengan segala keberagaman di dalamnya.




Leave a Reply