
Dalam budaya Tiong Hoa, shio ular melambangkan kebijaksanaan, ketangkasan, dan intuisi. Shio ini juga dikaitkan dengan keberuntungan, kemakmuran, kesuburan, dan umur panjang.
Masih dalam kepercayaan budaya Tiong Hoa, 2025 adalah tahun ular kayu dan diramalkan pemilik shio ular akan berjaya. Namun, tidak semua orang percaya dengan ramalan tersebut. Aku satu di antaranya.
Seorang pendeta berkhotbah bahwa perjuangan tahun ini akan lebih berat dari sebelumnya. Khotbah itu sedikit mengandung ramalan dan setelah mendengarkan, aku turut menerawang apa yang akan terjadi tahun 2025. Aku memprediksi nasib keluarga, murid, dan lingkungan tempat kerja dan yakin bahwa tahun ini adalah tahun semua shio.
Usaha keras anakku membuahkan hasil. Ia akan menerima koin koin emas pertamanya. Mampu menyelesaikan pendidikan S1. Aku dan suami terus memotivasinya. Memberi semangat agar pantang menyerah dan tidak mudah putus asa sambil terus setia berdoa dan berseru pada Tuhan.
Sepertinya daya pikir murid-muridku semakin maju sekaligus tajam menyerap pembelajaran. Daya jelajah mereka akan sampai penemuan ide-ide baru. Itulah yang aku lihat ketika memompa semangat dan mempertajam pikiran mereka. Kurikulum Sociopreneur akan sukses. Akan terus mendatangkan koin-koin emas.
Siswa yang masuk ke Sekolah Tenera makin banyak. Akan dibangun beberapa sarana dan fasilitas menarik sebagai tempat pembelajaran siswa dalam berwirausaha. Pembangunan fisik itu diikuti munculnya intelektual, dalam hal ini murid-murid yang punya karya dengan nilai jual tinggi.
Walaupun persaingan dengan sekolah lain tidak bisa dihindari, Tenera masih tetap unggul. Tidak hanya itu, banyak guru akan mendapat pengalaman yang baru yang menyenangkan. Sekolah Tenera makmur.
Selain kemakmuran, saya menerawang Agricinal mendapakan kesuburan tahun ini. Pohon-pohon sawit berbuah ranum dan akan mensejahterakan karyawan. Kesuburan ini juga bisa dikategorikan dengan pernikahan. Temanku, Nindy, akan menikah dengan pria pujaannya tahun ini hehehehe. Itulah ramalanku.




Leave a Reply