
Dari kecil saya selalu ingin mendapatkan gelar juara kelas. Masuk tiga besar. Sebab, hal itu bisa membuat orangtua bangga. Saya menempuh segala cara, giat belajar siang dan malam. Rajin mengerjakan tugas dan selalu bertanya pada bapak dan ibu guru.
Saingan saya, dalam konteks positif, adalah teman-teman sendiri. Kemampuan mereka jauh di atas saya. Tapi saya tidak mau menyerah mengejar mereka. Tidak lupa saya selalu berdoa pada Tuhan dan minta restu orangtua sebelum dan sesudah belajar.
Setiap kali guru menjelaskan pelajaran, mata saya awas. Memperhatikan mereka dengan sungguh-sungguh. Mencatat. Bertanya. Mengerjakan soal. Diskusi. Begitu terus sepanjang hari.
Dan akhirnya saat pembagian rapor, saya melihat kertas yang selama ini saya tunggu-tunggu. Kertas legend itu diberikan wali kelas, Bu Diana, pada saya. Isinya, pengumuman bahwa saya mendapat juara tiga. Saya senang sekali karena usaha saya selama ini tidak sia-sia.




Leave a Reply