
Nama saya Vira kelas 4 SD Tenera. Ngomong-ngomong soal uang saku, saya tidak terlalu memikirkan besarnya. Mau dikasih Rp2 ribu atau di atasnya tidak masalah. Sebab, uang dari mamak tidak pernah aku belanjakan.
Iya, setiap hari uang mamak saya masukin celengan. Lagipula mamak membawakan bontot (bekal) setiap pagi sehingga saya tidak pernah jajan di sekolah. Kenapa tidak pernah jajan di luar rumah itu bukan sebenarnya bukan soal uang.
Saya tidak pernah jajan karena takut sakit. Sebab sakit itu tidak enak. Berbaring saja tiap hari tidak bisa main dan jalan-jalan. Saya takut makan makanan di luar rumah karena tidak tahu jajanan itu dibuat dengan cara yang bagaimana.
Saya tidak tahu dari mana pedagang mendapat bahan olahan jajanan itu. Soalnya mereka tidak pernah memberi tahu pembuatannya. Saya parno jajan di luar rumah. Ketika teman-teman jajan, saya menemani saja atau menyingkir memakan bontot saya sendiri.
Begitulah cerita saya tentang uang saku.




Leave a Reply