Kalau Tembok Bisa Ngomong

Dok.Wikihow

Kalau tembok bisa bicara, mungkin mereka akan ngomong kasar pada manusia. Marah, membentaki manusia. Barangkali sampai memukul atau menendangi kita. Kenapa? Jawabnya karena manusia itu kurang kerjaan. Jahat.

Manusia sering mencoret tembok dengan pensil. Menyiram tembok dengan cat warna. Lihatlah ke sekitar, ke sekolahmu. Apakah ada tembok yang masih selamat dari coretan pensil dan pena?

Posisikan dirimu sebagai tembok. Selain mendapat kenikmatan tiada tara karena mengetahui setiap rahasia orang, kau akan merasakan sakit tanpa banding. Tubuhmu digores pena tajam. Ditendang-tendang. Kau disiram air saja marah apalagi disayat.

Andai tembok bisa bicara, mungkin yang keluar dari mulut mereka adalah teriakan dan umpatan. Jadi berhentilah mencoret tembok. Mereka sebagai benda juga butuh kasih sayang dari manusia. Jangan dirusak.

Tembok punya perasaan. Mereka menyimpan setiap rahasia manusia dengan rapat karena tak ingin ada yang tersakiti. Kita harus membalas budi dengan kasih sayang yang sama.