Ketika Bahasa Inggris Lebih Sulit dari Matematika

Dok. Wikihow

Saya Muhammad Revaldo. Duduk di kelas XI A SMA Tenera. Beberapa minggu lalu kami melaksanakan ujian akhir semester. Setiap ujian dilaksanakan di ruang berbeda. Ada empat ruang, saya di ruang 3. Posisi saya duduk paling depan.

Posisi itu membuat saya semakin semangat belajar karena pasti tidak mudah menjawab soal. Tekanan duduk di depan selama ujian itu juga bukan main beratnya. Jadi harus benar-benar belajar dan bekerja keras.

Setelah beberapa hari mengikuti ujian, tibalah Matematika. Soal-soalnya sangat sulit ditambah saya tidak suka dengan pelajaran itu. Tapi saya tidak pasrah begitu saja. Saya mencoba memecahkan soal-soal yang sulit sepanjang waktu sehingga berhasil menyelesaikannya sebelum bel berbunyi.

Tapi hari selanjutnya saya menjadi pusing dan mengantuk saat ujian pelajaran Bahasa Inggris. Saya tidak mengerti apa-apa tentang pelajaran itu. Saya melihat seorang teman mencontek, tidak tahu benar atau salah karena pasti dia juga sama pusingnya. Tapi saya tidak mau ikut mencontek.

Jadi, sepanjang waktu saya menjawab hanya dengan modal semangat. Yang mudah-mudah saja. Yang tahu-tahu saja saya jawab karena mata pelajaran Bahasa Inggris itu sangat sulit saya pahami. Siuuuww!