Ketika Medsos Mengubah Standar Kehidupan

Wikihow

Saya adalah pribadi yang suka bersosialisasi. Saya juga memiliki semacam obsesi positif untuk memiliki banyak relasi karena saya percaya bahwa setiap orang adalah pembawa cerita dan wawasan berbeda. Entah itu di dunia nyata atau sosial media.

Lingkunganku cukup ramai di dunia nyata. Banyak teman yang bermanfat dan relasi yang memungkinkan saya berkembang lebih baik lagi. Kadang saya beranggapan suatu saat mereka bisa membantu saya.

Tapi saya juga sadar bahwa tidak semua orang bisa dijadikan tempat berharap dan satu-satunya ruang terakhir pengharapan. Saya benar-benar menyadari itu.

Di media sosial, saya juga mengusahakan dunia yang ramai. Sejujurnya, media sosial mengubah banyak standar kehidupan. Bayangkan, saat kita mengunggah foto di instagram lalu mengeluh karena hanya mendapat sedikit tombol suka. Kita merasa kurang, padahal di kehidupan nyata, dipuji sebanyak 25 orang itu adalah hal yang bisa saja terjadi 1000 tahun sekali bagi saya.

Dari hal itu kita tahu bahwa betapa penting menyeterakan dunia nyata dan maya. Seimbangkan kemudian ambil manfaat sebanyak-banyaknya dari dua dunia tersebut.