
Hari ini saya diberi uang saku Rp10 ribu. Biasanya tidak sebanyak itu sih, paling cuma Rp2 ribu sampai Rp6 ribu. Besarnya tergantung hari. Jika hari Jumat saya dikasih Rp6 ribu karena selain sekolah harus berangkat mengaji.
Saya suka menyimpan sebagian uang jajan saya. Saya tabung di dalam sarung bantal di kasur. Sekarang jumlahnya sudah Rp200 ribu. Banyak kan? Selalu aku periksa setelah bangun tidur atau pulang sekolah. Itu tempat paling aman buat saya. Tidak perlu beli celengan.
Kenapa uang saya banyak karena jarang jajan di sekolah. Tidak selera saya. Jika jajan cuma minuman tertentu saja seperti Energen cokelat atau kacang ijo. Daripada jajan, uang saku dari mamak saya belikan peralatan sekolah macam penghapus, pensil, tipe-x, dan pena.
Menurut saya peralatan sekolah lebih penting. Soalnya bisa habis atau rusak sewaktu-waktu. Entah karena dipinjam teman atau karena dipakai sendiri. Kalau ada sisa, segera aku masukan dalam sarung bantal. Begitu terus setiap hari.




Leave a Reply