Obat Stres dalam Tiga Ramuan

Dok.Wikihow

Saat tugas menumpuk, pikiran terasa penuh, atau emosi sedang tidak stabil, aku tahu perlu berhenti sejenak. Perlu mencari cara untuk menenangkan diri. Aku belajar bahwa menghilangkan stres bukan berarti melarikan diri dari masalah tetapi memberi ruang   bernapas dan memulihkan tenaga. 

Saat stres menghampiri, aku punya cara sederhana tapi ampuh untuk mengusirnya: sebuah buku, tidur yang tenang, dan kucing kesayangan bernama Suga.

Suga memang kesayangan. Dia tahu kapan aku lelah. Tahu kapan pikiranku sedang penuh dan tahu kapan waktunya diam. Saat aku merasa penat, cukup duduk bersamanya, mengelus bulunya yang lembu atau mendengar dengkurannya yang menenangkan. Dalam momen itu rasanya seperti menerima keajaiban kecil. 

Membaca bab paling emosional dari novel kesukaanku turut melarutkan stres. Seperti Alice, halaman pertama rasanya seperti memasuki portal menuju dunia lain. Dunia penuh petualangan, emosi, dan kisah-kisah menarik yang membuatku lupa tekanan di dunia nyata.

Kemudian mata akan berat. Mulai tak sadarkan diri, meriut di kasur sambil memeluk novel kesukaanku. Sepersekian detik sebelum hilang kesadaran, Suga melompat naik, menemani lelapku. Di antara mimpi dan kenyataan, aku merasa damai. Tidak ada target, tidak ada beban, hanya halaman cerita menyentuh hati, tidur yang menenangkan, dan Suga yang tak pernah pergi. 

Tiga komponen itu ramuan penghilang stres yang tiada tanding. Tak perlu jalan-jalan yang jauh atau liburan ke hotel mewah. Ketika pagi datang, stres hilang, dan aku siap kembali menghadapi dunia. Bagiku, bahagia itu sederhana. Dan kadang penghilang stres terbaik bukan pelarian, tapi pulang ke dirinya sendiri.