
Bukan Tenera namanya kalau tidak punya gebrakan baru. Bukan Tenera namanya kalau tidak berpikir out of the box dan melakukan hal-hal yang baru di lingkar setempat.
Tenera memang sekolah kebun (letaknya di tengah kebun) tetapi jangan pernah meragukan ide-ide semua orang di dalamnya. Ketika sekolah lain tak mau repot menggelar bazar, takut sepi, dan dengan alasan-alasan lainnya Tenera melakukannya dengan berani.
Tenera berani keluar kandang. Membikin bazar di jantung kecamatan. Unjuk kemampuan di ‘negeri’ orang. Langkah maju bagi Sekolah Tenera dan sejengkal lebih jauh dari sekolah lainnya. Keren. Beken.
Bazar Tenera yang baru saja selesai itu ada hubungannya dengan kurikulum yang baru. Di dalamnya ada hal-hal tentang kewirausahaan. Ibarat orang berenang sambil minum air, sudah sehat tidak kehausan pula. Demikianlah acara bazar kemarin, banyak sekali manfaatnya.
Namun, saya melampirkan beberapa catatan bila ingin menggelar bazar lagi tahun depan.
Pertama, Tenera harus mendesain ulang bentuk dan posisi panggung pertunjukan. kalau bisa jangan menghadap stand jualan karena orang mungkin sungkan untuk mendatangi panggung. Kedua, stand makan minum dan mainan anak letaknya di dekat pintu masuk untuk membajak perut dan keinginan bermain anak yang datang bersama keluarga.
Tiga, porsi makanan dan minuman ditambah biar pengunjung tidak jajan di luar bazar. Keempat mengundang sekolah lain untuk membuat stand di bazar kita. Isi stand sekolah lain hanya karya saja. Jadi murid sekolah lain dan Tenera bisa saling tukar pikiran karya seni.
Terakhir, soal lomba-lomba kemarin itu sudah cetar membahana. Sudah wah dan keren tetapi di beberapa lomba harus dibedakan kategorinya. Demikian tulisan saya, Wiwin Hartanto.




Leave a Reply